Dilansir dari Sciencealert , Rabu (19/1/2022), jumlahnya cukup mencengangkan: 40 quintillion atau 40.000.000.000.000.000.000 lubang hitam. Ini kira-kira merupakan satu persen dari semua materi normal di Alam Semesta yang dapat diamati. "Karakter inovatif dari karya ini adalah menggabungkan model rinci evolusi bintang dan biner dengan resep lanjutan untuk pembentukan bintang dan pengayaan logam di galaksi individu," kata astrofisikawan Alex Sicilia dari International School of Advanced Studies (SISSA) di Italia.
Media source
Main topic
Research (papers/grants)
Is it triggered by our press release/brief?
Yes
What news is it referred to?
Copy and paste of our text?
No
Interview organised by us (with/without press release or note, comment, event, etc…)
No
Copy and paste of an agency news (wherever it comes from)?
No
d7_username
Nicola Vuolo (nvuolo)
d7_useremail
nvuolo@sissa.it